Back to listing

"Studi: Bahasa Berkembang Seperti Organisme Hidup"

Evolution

Date: 3 February 2015

Rimanews - Bahasa berkembang dengan cara yang sama seperti berkembangnya organisme hidup. Kerap kali berubah ketika dipergunakan oleh makin banyak orang, demikian temuan beberapa peneliti Australia.

Satu tim peneliti dari Australian National University (ANU) telah menghabiskan waktu cukup lama untuk menyelidiki lebih dari 20 bahasa di seluruh Kepulauan Polynesia dalam upaya menentukan bagaimana bahasa berubah di kalangan penduduk yang berbeda.

Hasilnya, yang disiarkan pada Selasa (3/2/2015), memperlihatkan bahwa bahasa dengan banyak penutur memperoleh kata dan frase baru lebih cepat ketimbang bahasa dengan lebih sedikit penutur.

"Temuan kami, bahasa dengan jumlah penutur yang lebih banyak jauh lebih terbuka terhadap inovasi," kata Dr Simon Greenhill dari Center of Excellence for the Dynamics of Language ANU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk mendorong inovasi dan inovasi itu sendiri menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan kata lain, memiliki lebih banyak penutur menimbulkan dampak kuat, dan mempercepat laju perubahan bahasa," katanya.

Lebih dari 335 juta orang diduga sekarang menggunakan Bahasa Inggris di seluruh dunia. Para peneliti ANU berharap bisa memperluas studi mereka lebih dari sekedar Bahasa Polynesia, yang diselidiki belum lama ini. Mereka percaya penelitian lebih lanjut akan membantu memahami seberapa cepat bahasa tertentu bertahan selama satu masa.

View original here.

  • Australian Government
  • The University of Queensland
  • Australian National University
  • The University of Melbourne
  • Western Sydney University